Pasar Baba Boentjit Palembang, Hadirkan Rumah Bersejarah Berusia 300 Tahun di Tepian Sungai Musi

Rumah Baba Ong Boen Tjit (Diperkirakan berusia 300 tahun)


Masyarakat Sumatera Selatan sudah sepatutnya bangga akan pesona wisata yang dimilikinya. Berbagai destinasi wisata terbaru mulai bermunculan. Selain memang memaksimalkan potensi wisata yang telah ada untuk menyambut ASIAN Games 2018 mendatang, beberapa wisata baru pun sengaja dibuka untuk lebih memperkenalkan Sumatera Selatan pada dunia.







Pada tanggal 26 November 2017 lalu, Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sumatera Selatan mulai memperkenalkan destinasi wisata baru di Sumatera Selatan, tepatnya di Kota Palembang. Wisata tersebut diberi nama Pasar Baba Boentjit. Pasar ini meggabungkan daya tarik wisata budaya dan wisata kuliner khas Palembang. Sebab di pasar ini menjual kuliner khas Palembang dan lokasi wisata yang berada di Lorong Saudagar Yucing No. 55 RT 050 RW 002 Kelurahan 3-4 Ulu ini, mengambil salah satu tempat bersejarah di Palembang, yakni di rumah peninggalan salah seorang pengusaha terkenal keturunan peranakan di Palembang tempo dulu bernama Baba Ong Boen Tjit.

Rumah tersebut diperkirakan telah berusia 300 tahun. Sekarang diketahui bahwa rumah yang berbentuk khas Palembang dengan interior dan ornamen tiongkok itu masih dihuni oleh keturunan Baba Ong Boen Tjit ke delapan. Di halaman nan luas di depan rumah yang masih kokoh inilah berbagai acara menarik digelar. Ada pasar kuliner, pertunjukkan musik dan teater, demo masak, berbagai jenis lomba, belum lagi beberapa sudut tempat yang sengaja dirancang dengan cantik untuk para pengunjung agar bisa ber-selfie ria.








Menariknya lagi, rumah ini terletak di tepian Sungai Musi. Jadi para pengunjung dapat menggunakan transportasi laut untuk mencapai tempat ini selain mengandalkan jalur darat. Mau tahu kegiatan-kegiatan seru lainnya di Pasar Baba Boentjit? Kepoin saja di akun instagram @pasarbababoentjit dan @genpisumsel ya. Mari kita dukung wisata-wisata lokal Indonesia, khususnya daerah kita masing-masing. Kalau bukan kita, siapa lagi?

Salam Pesona Indonesia.... Wonderful!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LOMBA MENULIS PUISI “JIKA INI ULANG TAHUN TERAKHIRKU”