Monday, 21 May 2018

Blogger Palembang Ngobrol Sehat Bebas Worry Bersama HIJUP dan Softex Daun Sirih


Puluhan blogger Palembang diundang ke HIJUP Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih pada Sabtu (12/5), bertempat di Kuto Besak Theater Restaurant. Di acara yang dipandu oleh MC cantik-Mbak Yessi Ismiralda ini, para blogger diberikan pengetahuan tentang kesehatan area kewanitaan bersama Anastasia Erika (Brand Manager Softex Indonesia), Indah Nada Puspita (Host Halal Travel, Selebgram, Social Media Influencer, Blogger), dan dr. Abraham Martadiansyah, SpOG (Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi).




Sesuai tema acara “Ngobrol Sehat, Bebas Worry”, aku dan teman-teman blogger Palembang diajak untuk ngobrol dan berdiskusi tentang permasalahan area kewanitaan. Mulai dari keputihan, gatal-gatal, hingga bau tak sedap adalah beberapa masalah yang sering terjadi pada area kewanitaan. Belum lagi saat haid tidak lancar atau perih ketika mengalami haid, juga termasuk permasalahan yang harus dihadapi seorang wanita. Emm, jadi wanita memang tidak bisa dibilang mudah ya....


Aku dan teman-teman blogger

Eh...tapi di acara yang diadain oleh HIJUP bersama Softex Daun Sirih ini, aku dan teman-teman mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang bagaimana mengatasi masalah area kewanitaan dan menjaga kesehatan pada area tersebut yang memang sangat sensitif. Kalian mau tahu juga ‘kan? Ayo, simak ulasanku di bawah ini.


::Masalah dan Cara Menjaga Kesehatan Area Kewanitaan::

Kita sebagai wanita yang aktif beraktivitas, apalagi aktivitas di luar ruangan, akan merasakan area Miss-V sedikit kurang nyaman yang disebabkan oleh keringat. Keringat yang berlebihan tersebut akan membuat kuman berkembang biak dan lama kelamaan masalah gatal-gatal, keputihan, bau tak sedap, bahkan kemungkinan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Untuk itu, sebagian wanita menggunakan panty liner untuk mengatasi masalah keringat dan rasa lembab pada area kewanitaannya. Hal ini baik untuk dilakukan, asalkan menggunakan panty liner yang cocok dan harus rajin-rajin mengganti panty liner-nya ya, Ladies.

“Panty liner harus diganti setidaknya setiap 3 jam sekali. Jadi memang harus rajin mengganti, kalau tidak sebaiknya tidak menggunakannya,” jelas dr. Abraham kepada para blogger.

Selain karena keringat yang berlebih, ada beberapa faktor risiko yang dapat memicu terjadinya masalah pada area kewanitaan yang dipaparkan oleh dr. Abraham, di antaranya:
  • Seks bebas
  • Penyakit tertentu, seperti HIV, diabetes mellitus
  • Antibiotik yang tidak rasional
  • Perubahan hormonal
  • Merokok
  • Alkohol
  • Stress
  • Obesitas
Sama halnya dengan wanita yang sedang mengalami haid, memilih pembalut yang cocok dan menggantinya setiap 3 jam sekali adalah cara aman yang wajib dilakukan agar Miss-V tetap sehat. Seperti yang dikatakan oleh Mbak Nada Indah Puspita, sebagai wanita dengan segudang aktivitas, ia sendiri selalu menjaga kesehatan area kewanitaannya. Mbak Nada juga merasakan nyeri di hari pertama haid (sama seperti aku nih). Tips dari Mbak Nada adalah kita harus cukup minum air putih, olahraga yang teratur, konsumsi makanan empat sehat lima sempurna dan kurangi makanan instant, serta rajin mengganti pembalut.

Dari acara ini, aku mendapatkan beberapa tips untuk menjaga kesehatan area kewanitaan, yaitu:
  • Mengeringkan Miss-V setelah buang air kecil, dengan cara dibasuh dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya.
  • Gunakan pembalut dan panty liner yang cocok.
  • Gunakan pembersih yang terbuat dari bahan alami.
  • Basuh Miss-V sebelum dan sesudah berhubungan.
  • Kurangi meminum minuman beralkohol.
  • Kurangi atau bahkan berhenti merokok.

Nah, khusus untuk pembalut dan panty liner, produk-produk dari Softex Daun Sirih dapat menjadi pilihan loh. Mbak Anastasia Erika menjelaskan kepada para peserta di acara ini mengenai produk-produk dari Softex Daun Sirih.


Produk Softex Daun Sirih

Softex Daun Sirih mengandung antiseptik untuk mengurangi bau juga lebih bersih dan sehat karena ekstrak daun sirih tersebut. Softex Daun Sirih sudah teruji klinis di Australian Dermatologists sebagai pembalut dan panty liner yang aman untuk kulit sensitif wanita. Selain itu, Softex Daun Sirih juga sudah mendapatkan sertifikasi Halal dari MUI.
Apa saja sih keunggulan Softex Daun Sirih?
Panty Liner dan Pembalut Softex Daun sirih

Produk Softex Daun Sirih memiliki lapisan sirkulasi udara untuk mencegah kelembaban, bahan yang dapat melindungi area kewanitaan secara alami dan higienis, juga mampu menyerap dalam 1 detik dan permukaan senyaman bantal. Softex Daun Sirih memiliki banyak varian produk sesuai kebutuhan, di antaranya:


1.    Slim Regular Flow Non Wing (23 cm)
2.    Slim Regular Flow Wing (23 cm)
3.    Slim Heavy Flow Wing (29 cm)
4.    Slim Heavy Flow Wing (36 cm)
5.    Panty Liner (15 cm)
6.    Panty Liner Longer and Wider (18 cm)

Untuk tahu lebih banyak info mengenai Softex Daun Sirih, kalian bisa cek Info Softex Daun Sirih.


::Mini Workshop Flatlay Photography::

Mas Ade sedang menjelaskan tips foto flatlay

Usai berbagi tentang kesehatan area kewanitaan, para blogger Palembang juga diberikan Mini Workshop Flatlay Photography bersama Mas Ade Yolvi. Flatlay merupakan teknik atau gaya fotografi dengan cara membidik beberapa objek, baik makanan, produk, dan lainnya melalui jepretan kamera dari atas ke bawah lurus 90 derajat. Berikut tips Flatlay yang diberikan oleh Mas Ade:
  1. Tentukan tema dengan menyesuaikan terhadap produk yang akan difoto.
  2. Jangan salah antara posisi depan dan belakang produk.
  3. Tambahkan properti agar lebih menarik. Untuk foto dengan produk yang cukup banyak, sebaiknya gunakan properti yang tidak terlalu ramai. Jika produk yang difoto hanya 1 atau 2, boleh menggunakan properti yang lebih ramai namun tetap fokus terhadap produk.
  4. Ketika membutuhkan cahaya,  jangan memakai pencahayaan dengan posisi satu garis lurus dengan kamera, sebab hal ini dapat menimbulkan pantulan cahaya pada hasil foto.
  5. Boleh saja melakukan pengeditan, namun usahakan warna produk asli sama dengan warna pada hasil foto.


Demikian sedikit info yang bisa kutuliskan di sini. Dan untuk kalian yang sudah baca tulisanku, ada voucher senilai Rp50.000 untuk belanja di https://www.hijup.com/id/ dengan minimum pembelanjaan sebesar Rp250.000 ya. Kalian tinggal memasukkan kode voucher: HIJUPSFTXPLM. Masa berlaku kode voucher hingga 22 Juli 2018. Terima kasih dan sampai jumpa di tulisanku berikutnya. ^_^


Foto bersama di akhir acara




Tuesday, 15 May 2018

Menyambut 100 Hari Asian Games 2018, Palembang Diramaikan oleh Parade Instansi dan Komunitas




Tanpa terasa penyelenggaraan Asian Games 2018 kurang lebih tinggal tiga bulan lagi. Tentu beberapa persiapan untuk menyambut event olahraga regional Asia ini sudah mulai dirampungkan dan sosialisasi makin digencarkan. Jakarta dan Palembang, dua kota yang akan menjadi tuan rumah pada tanggal 18 Agustus sampai dengan 02 September 2018 mendatang, sudah berusaha sebaik mungkin untuk menyukseskan Asian Games 2018.

Minggu pagi tanggal 13 Mei 2018 lalu, Simpang Lima Kantor DPRD Sumatra Selatan diramaikan oleh penampilan karnaval atau parade dari berbagai instansi dan komunitas. Dari instasi ada Dinas Pemuda Olahraga dan Dinas Pariwisata Sumatera Selatan, Bappeda, juga PLN, Telkom, serta Grab Indonesia. Tak ketinggalan, komunitas pun turut serta diantaranya Sriwijaya Literature Community (SLC), Sobat Literasi Jalanan, Generasi Pesona Indonesia Sumsel, dan sebagainya.

Meriahnya Parade 100 Hari menyambut Asian games 2018 (Dok. SLC)

Kegiatan ini dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan titik awal di Simpang Lima Kantor DPRD Sumatra Selatan  diteruskan dengan melintasi Jalan Kapten A. Rivai hingga sampai ke Kambang Iwak. Dengan mengenakan berbagai kostum warna-warni serta menyuguhkan beberapa atraksi, parade ini tentu menarik perhatian para pengguna jalan di Palembang dan warga yang sedang menghabiskan minggu paginya di area Kambang Iwak.

“Kami berangkat dari Inderalaya Sabtu siang dikarenakan parade akan dimulai pagi sekali, jadi kami menginap di Palembang.” jelas Asfalah, Ketua Komunitas SLC Universitas Sriwijaya dengan antusias. Ia dan beberapa anggota SLC menggunakan kostum berwarna hitam dan memakai topeng. Mereka sangat bersemangat untuk turut meramaikan parade menyambut 100 hari Asian Games 2018.

Antusias masyarakat terhadap kegiatan ini sangat baik. Selain dilihat dari ribuan orang yang mengikuti parade, ternyata banyak masyarakat yang sengaja berhenti untuk menyaksikan peserta parade, mengabadikannya lewat foto juga video. Semoga melalui kegiatan ini, masyarakat kembali ingat bahwa Asian Games 2018 sudah di depan mata dan turut mendukung kesuksesan Asian Games 2018 mendatang.


Thursday, 10 May 2018

Review Film 212; Kekuatan Cinta Mengubah Segalanya

www.21cineplex.com


Apa yang kalian ingat dengan aksi 212 tahun 2016 lalu? Ya, aksi yang dibanjiri oleh lautan manusia di halaman Monumen Nasional hingga meluas ke segala arah di sekitarnya. Aksi yang juga dikenal dengan aksi damai ini dilaksanakan tepat pada tanggal 2 Desember 2016 sehingga dinamakan sebagai Aksi 212. Tujuannya tak lain adalah untuk melakukan tuntutan terhadap salah satu pejabat ibukota atas dugaan penistaan agama. Dalam aksi tersebut jutaan umat islam berkumpul untuk melakukan shalat Jumat dan doa bersama.

Peristiwa penting yang turut menyedot perhatian dunia ini telah diproduksi menjadi sebuah film religi oleh Warna Pictures. Mulai tayang di bioskop Indonesia sejak tanggal 9 Mei 2018 kemarin. Film yang berjudul 212 The Power of Love ini disutradarai langsung oleh Jastin Arimba dan dibintangi oleh beberapa aktor dan aktris berbakat, di antaranya Fauzi Baadila, Adhin Abdul Hakim, Humaidi Abas, Roni Dozer, Hamas Syahid, Meyda Sefira, Asma Nadia, Echi Yiexcel, dan sebagainya.

Sebelumnya Film 212 The Power of Love ini diduga sengaja dibuat untuk kepentingan golongan tertentu dan sarat akan politik. Tak hanya itu, film berdurasi 110 menit ini juga dikhawatirkan tidak laku di pasaran. Akan tetapi setelah tayang perdana kemarin, dugaan dan kekhawatiran tersebut tidak terbukti. Film yang menyajikan konflik keluarga ini ternyata mampu memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk para penonton usai menuntaskan kisah demi kisah yang diceritakan. Apa saja itu? Mari kita simak bersama ulasan yang telah saya tuliskan.

Ringkasan Cerita:

Film 212 The Power of Love mengisahkan tentang Rahmat (Fauzi Baadila), seorang jurnalis idealis di Majalah Republik. Sikapnya yang dingin dan sinis membuat pemuda lulusan Universitas Harvard itu kurang disukai banyak orang. Rahmat memiliki satu teman setia yang memiliki rambut gondrong persis seorang rocker bernama Adhin (Adhin Abdul Hakim). Adhin adalah fotografer di tempat kerja mereka. Awalnya Adhin menduga jika temannya itu sebatang kara, tidak memiliki keluarga. Sampai suatu hari, Rahmat mendapat telepon dari seorang gadis teman masa kecilnya, Yasna (Meyda Sefira). Yasna mengabarkan bahwa ibu Rahmat telah meninggal dunia. Bersama Adhin, Rahmat berangkat dari Jakarta menuju Ciamis.

Sudah sepuluh tahun lamanya Rahmat tidak pernah pulang ke Ciamis. Hal ini dikarenakan ada masalah masa lalu yang telah mengubah Rahmat hingga ia pun seolah bermusuhan dengan abahnya, Ki Zainal (Humaidi Abas). Adhin sempat tidak percaya jika Ki Zainal adalah ayah Rahmat. Sebab pikirnya tidak mungkin seorang kyai memiliki anak seperti Rahmat yang walau beragama islam tapi apatis terhadap agamanya sendiri.

Di Ciamis, Rahmat bertemu kembali dengan Yasna yang diam-diam telah dikaguminya. Tak hanya Yasna, Rahmat juga bertemu dengan Bi Nurul (Asma Nadia) dan adik Yasna, Abrar (Hamas Syahid). Abrar yang memiliki watak cukup keras, tidak menyukai kehadiran Rahmat. Abrar sudah mengetahui tulisan Rahmat yang telah menjatuhkan islam. Mereka berdua beberapa terlibat dalam pertengkaran.

Seusai pemakaman, Rahmat berencana akan pulang ke Jakarta. Akan tetapi tanpa sengaja Rahmat mendengar berita bahwa Ki Zainal akan melakukan long march bersama para santri dan masyarakat Ciamis untuk mengikuti aksi pada tanggal 2 Desember 2016 di Jakarta yang dikenal dengan Aksi Bela Islam 212. Adhin memberi nasihat agar Rahmat jangan dulu pulang, sebab Ki Zainal sudah tua dan sakit-sakitan. Apalagi jika Ki Zainal sampai benar-benar jadi mengikuti long march tersebut. Berkali-kali Rahmat meminta Ki Zainal agar mengurungkan niatnya untuk mengikuti kegiatan Aksi 212 dan mengajaknya untuk tinggal bersama di Jakarta. Akan tetapi tekad Ki Zainal untuk mengikuti aksi perdamaian itu tidak dapat diganggu gugat.

Dengan terpaksa, Rahmat pun ikut dalam long march demi menjaga ayah yang sebenarnya sangat disayanginya. Dalam perjalanan itulah, Rahmat tidak menyerah untuk meminta sang ayah agar membatalkan perjalanannya. Rahmat beranggapan bahwa aksi ini sengaja dimanfaatkan oknum untuk berpolitik. Ki Zainal pun tidak mau menyerah untuk tetap melanjutkan perjalanan.

Akhirnya sampailah mereka di Jakarta dan ikut melaksanakan aksi 212 di Monumen Nasional. Di aksi ini Ki Zainal sempat menghilang, Rahmat dan Abrar hampir melakukan perkelahian jika Yasna tidak melerai mereka, dan Rahmat juga sempat dikeroyok oleh beberapa peserta aksi yang mengetahui bahwa rahmat adalah jurnalis yang telah menjatuhkan islam.

Sampai pada menit-menit berakhirnya film, Rahmat terlihat ikut shalat Jumat berjamaah di kegiatan Aksi 212. Padahal Rahmat sudah lama sekali tidak melaksanakan kewajiban shalatnya itu. Apakah Rahmat sudah tersadarkan? Lalu bagaimana reaksi Rahmat ketika pada rakaat terakhir saat akan menjelang salam, Ki Zainal tiba-tiba tak sadarkan diri? Kalian bisa saksikan sendiri akhir cerita di film ini ya. Jangan lupa siapkan tissue. Sebab bisa jadi kalian akan menangis dan tissue tersebut akan sangat berguna.

Kelebihan dan Kekurangan Film:

Sesuai judul, Film 212 The Power of Love memberikan pesan kepada kita tentang kekuatan cinta dan kasih sayang. Meski terdapat kata 212 pada judul, film ini bukan mengisahkan tentang peristiwa aksi 212 sepenuhnya seperti bayangan saya sebelumnya, melainkan mengisahkan tentang hubungan keluarga ayah dan anak. Fauzi Baadila sangat cocok memerankan Rahmat, ekspresi wajah dan sikapnya tidak terlihat kaku. Secara garis besar, akting para pemain sudah cukup enak untuk dinikmati. Apalagi dengan hadirnya tokoh Adhin yang cukup menyegarkan dengan tingkah lucunya. Hanya saja sedikit dialog di awal film yang terdengar kaku dari Rara (Echi Yiexcel) saat rahmat, rekan kerjanya, dan pimpinan redaksi Majalah Republik sedang berdiskusi.

Dari segi pengambilan gambar, saya suka karena terlihat rapi dan feel-nya pas jika para tokoh memang sedang ada dalam aksi pada tanggal 2 Desember 2016 tersebut. Hanya cukup disayangkan ada beberapa bagian yang terlihat kasar saat menyatukan scene dengan potongan greenscreen. Mungkin untuk mendapatkan hasil yang benar-benar sesuai membutuhkan waktu dan biaya yang besar. Jadi wajar-wajar saja.

Menurut saya pribadi, film ini sudah cukup layak menjadi film religi yang dapat menjadi pilihan untuk ditonton bersama keluarga. Saya terharu dan sempat ingin menitikkan air mata menonton film yang ceritanya ditulis oleh Helvy Tiana Rosa dan Benny Arnas ini. Bagaimana tidak, kita menyaksikan seorang anak yang menganggap dirinya dibuang oleh keluarga sendiri, mendengar penuturan dari seorang ayah yang mengungkapkan perasaan bahwa ia teramat mencintai anaknya, hingga menyaksikan jutaan umat yang siap jiwa dan raga demi membela islam dan Al Qu’ran. Semua kejadian itu cukup dilatarbelakangi oleh satu kata, yaitu cinta. Ya, cinta. Kekuatan dari kata penuh makna itu memang mampu mengubah segalanya. Termasuk mengubah kekerasan hati menjadi selembut sutra.



#Review212
#PutihkanBioskop
#212Movie 
#BukuRepublika
#10Mei2018
#Hari2Tayang

Wednesday, 9 May 2018

eTC Sophie Paris Hadir di Kota Palembang




Sophie Paris


 
Kota Paris memang telah menjadi kiblat fashion dunia. Hal ini memang sangat berpengaruh cukup besar terhadap branding produk Sophie Paris. Di Indonesia sendiri, produk-produk Sophie Paris telah merajai dunia fashion tanah air. Mulai dari kosmetik, aksesoris, hingga busana pria dan wanita yang berkelas internasional, membuat produk Sophie Paris selalu menjadi pilihan untuk tampil trendi.

Bukan hanya jual dan beli, Sophie Paris yang sebelumnya kita kenal dengan Sophie Martin juga menawarkan bisnis untuk para member-nya. Selain mendapatkan keuntungan berupa bonus, pebisnis Sophie Paris juga mendapatkan pelatihan bisnis. Seiring perkembangan zaman, Sophie Paris pun turut beinovasi menggunakan teknologi dengan harapan dapat membentuk ekonomi yang lebih baik.



Grand Opening eTC Palembang

 
Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada tanggal 05 Mei 2018, e-Training Center (eTC) Sophie Paris diresmikan di Kota Palembang. Grand Opening eTC Palembang ini dihadiri langsung oleh Gregory Fauvet (EVP Sales & Marketing Sophie Paris) dan Deasy Rahayu (EVP Sales Operations). Selain peresmian eTC Palembang, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan Lomba Mewarnai, Launching Katalog Lebaran Edition, Recognition & Testimony, dan Bazar 30+30%.

Dari kegiatan ini juga dijelaskan bahwa untuk bergabung menjadi member Sophie Paris cukup membayar sebesar Rp25.000, dan keanggotaan ini berlaku seumur hidup. Seluruh member bisa mendapatkan keuntungan langsung 30% dari setiap penjualan produk. Bagi yang menjadi penjual produk, akan mendapatkan bonus bulanan baik dari penjualan pribadi, komunitas dan rekomendasi. Tak ketinggalan, dengan memanfaatkan teknologi, Sophie Paris pun telah mengubah konsep penjualan langsung menjadi konsep Social Shopping yang lebih praktis dan modern. Tentunya perangkat digital akan memudahkan para reseller dalam mengikuti teknologi terkini yang menyediakan solusi terbaik.





Kini Sophie Paris telah memiliki lebih dari 300 Business Center (BC) dan e-Training Center (eTC) yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara. Untuk memudahkan konsumen, Sophie Paris merilis katalog terbaru setiap 1 bulan sekali yang berisi produk-produk terbaiknya. Mulai dari tas, dompet, pakaian, kacamata, pakaian, sepatu, dan sandal. Sophie Paris juga memiliki produk rumah tangga, produk perawatan rambut, parfum, serta beberapa rangkaian make up, juga produk perawatan kulit, perawatan tubuh dan produk kesehatan dengan harga yang terjangkau. Bisa dilihat di situs ini ya, www.sophieparis.com.













Alamat eTC Sophie Paris Palembang:
Seberang Transmart Palembang
Jalan Radial No. 276B Kelurahan 24 Ilir
Kecamatan Bukit Kecil, Palembang

Popular Posts