Review Film 13 The Haunted: Tragedi Resort Berdarah di Pulau Ayunan



Film horor sepertinya sudah menjadi salah satu genre film yang banyak disukai oleh penonton di Indonesia.  Mulai dari produksi film yang makin meningkat setiap tahunnya serta diimbangi dengan kualitas film yang semakin baik, membuat film horor indonesia dapat bersaing dengan film horor negara lainnya. Salah satunya yaitu film produksi RA Pictures yang berjudul 13 The Haunted. Film ini menjadi film horor ke dua rumah produksi yang masih terbilang baru setelah sukses dengan Film horor perdananya yang berjudul The Secret.

Dalam film yang dibintangi 9 artis muda berbakat ini, penonton diajak untuk menyaksikan kengerian para tokoh saat melihat wujud asli arwah penasaran melalui 13 cara unik yang lucu namun menegangkan. Ya, film yang disutradari Rudi Soedjarwo ini memang dibumbui dengan beberapa adegan lucu dan dialog-dialog yang dapat memancing tawa penonton. Akting para pemain cukup enak dinikmati, terutama aksi kocak Endy, Mumuk, dan Atta.

Untuk film horor, 13 The Haunted menawarkan hal biasa yang sudah banyak terjadi. Akan tetapi, yang membuat segar film ini sang sutradara mampu membuat alur cerita yang menarik dan tidak membosankan. Untuk ketakutan yang diciptakan, beberapa adegan cukup mengejutkan. Salah satunya adegan makan bersama yang ternyata mereka menikmati makanan yang tak pernah mereka bayangkan.

Sebagai film horor ringan dengan jalan cerita yang tidak akan membuat kening berkerut, tentu film ini bisa dinikmati para penontonnya. Bagaimana kengerian dan keseruan film berdurasi 107 menit ini? Simak ringkasan ceritanya di bawah ini ya.

Film 13 The Haunted mengisahkan tentang tujuh anak muda yang bersaing dengan The Jackal yang beranggotakan sepasang kekasih bernama Klara (Mikha Tambayong) dan Joy (Achmad Megantara). The Jackal dikenal dengan vlog mereka yang meliput keberadaan hantu di tempat-tempat yang menakutkan dan telah menghasilkan jutaan views. Hal inilah yang membuat Rama (Al Ghazali) dan teman-temannya iri dan ingin mengikuti jejak The Jackal.

Adegan di awal film sudah cukup mencekam dengan menampilkan arwah seorang perempuan yang gantung diri. Ternyata adegan ini merupakan salah satu video hasil liputan The Jackal. Garin (Endy Arfian) yang bercita-cita menjadi seorang produuser film horor, memberikan sebuah ide kepada teman-temannya untuk membiuat vlog horor seperti yang dilakukan oleh Klara dan Joy. Semua setuju dengan ide Garin, kecuali Hana (Marsha Aruan), adik Rama. Gadis cantik dan manja yang disukai Garin ini memang penakut. Setelah Garin berjanji akan selalu menjaganya, Hana tersenyum dan menganggukkan kepala tanda setuju. Garin yang grogi melihat senyum manis Hana untuknya, tiba-tiba kentut dan membuat suasana yang serius menjadi gaduh. Kentut Boy, julukan tersebut memang sangat pas untuk Garin yang selalu kentut karena grogi jika berdekatan dengan Hana.

Sampai di suatu hari, Quincy (Stefhanie Zamora Husen) melihat diam-diam laptop Klara dan menemukan sebuah tempat di Pulau Ayunan yang cocok untuk dijadikan bahan vlog mereka. Tanpa Quincy dan teman-temannya ketahui, sebenarnya tempat yang disebut Resort Berdarah tersebut memang sangat berbahaya. Klara yang pemberani saja tidak ingin mengambil risiko meski kekasihnya Joy berusaha mengajak dan membujuk Klara untuk ke sana. Resort yang menjadi tempat pembantaian satu keluarga yang terjadi 13 bulan yang lalu, tepatnya pada pukul 1 malam lewat 10 menit tersebut telah dikenal sebagai tempat angker dan berbahaya. Polisi-polisi yang ke sana untuk menyegel tempat itu saja tidak dikabarkan tidak pernah kembali lagi.

Akhirnya tujuh anak muda borjuis ini tiba di Pulau Ayunan, tepat pada pukul 13.00. Garin dan Farel (Atta Halilintar) mulai memvideokan keberadaan mereka di sana. Sesampainya di resort, mereka cukup dibuat keheranan. Sebab kondisi resort tersebut tak seperti yang mereka lihat di foto. Dalam foto yang mereka lihat, kondisi resort sudah tua dan menyeramkan. Akan tetapi saat ini di hadapan mereka kondisi resort sama sekali tidak menyeramkan. Manajer resort, Fandi (Jeremy Thomas) mengatakan jika kejadian berdarah di resort ini hanya gosip belaka. Mereka pun merasa telah dibohongi oleh The Jackel dan untuk mengobati kekecewaan, akhirnya mereka memutuskan untuk menginap di resort ini. Selain Fandi, di resort tersebut ada tiga orang pelayan yakni Stella (Tia Ivanka), Jaka (Fauzi Baadila), dan Bi Darsih (Wani Siregar), serta satu orang chef bernama Chef Papang (Chef Juna).

Dari sinilah berbagai kejadian aneh dan mengerikan mulai terasa oleh anak-anak muda tersebut. Dimulai dari kekasih Rama, Celsie (Valerie Thomas) yang menemukan boneka aneh di sebuah kamar nomor 13 dan Fira (Mumuk Gomez) yang mencium bau amis di makanan yang disajikan oleh Chef Papang. Celsie bertanya pada Jaka tentang boneka aneh yang ia temukan. Jaka bercerita jika kamar nomor 13 adalah kamar Ranti (Khadijah Banderas), anak pemilik resort yang hilang mendadak dan sampai sekarang belum ditemukan. Sementara itu, Klara begitu mencemaskan keadaan Rama saat dia tahu bahwa Rama dan teman-temannya telah berada di resort Pulau Ayunan. Klara dan Rama memang pernah memiliki masa lalu bersama.

Dikarenakan di resort tidak ada sinyal, Garin dan Farel meminjam sepeda Jaka untuk mencari sinyal. Saat sinyal sudah ditemukan, Garin membaca direct messenger dari Joy yang mengatakan jika resort yang saat ini mereka tempati memang berbahaya seperti yang telah diberitakan. Joy juga mengirimkan 13 cara untuk membuktikan semuanya.

Keadaan semakin kacau saat Fira menghilang. Ditambah lagi setelah mereka semua mempraktikkan satu per satu dari 13 cara yang diberikan Joy tersebut. Ternyata benar, resort yang mereka tempati ini dihuni oleh arwah-arwah penasaran dengan wujud yang sangat mengerikan. Fandi dan seluruh pelayan resort bukan manusia seperti yang mereka kira, termasuk Fira yang tiba-tiba kembali lagi. Hana dan Celsie pun turut menjadi korban arwah-arwah penasaran. Untung saja Klara dan Joy datang menjemput Rama dan teman-temannya. Mereka hanya membawa Celsie yang tak sadarkan diri, sementara Fira dan Hana yang masih ada di resort ditinggalkan karena mereka tak ingin hantu-hantu tersebut melukai mereka lagi.

Film 13 The Haunted Part 1 ini diiakhiri dengan adegan di dalam kapal saat mereka pulang. Adegan Klara yang mempraktikkan cara ke tiga belas menunjukkan sebuah kenyataan yang tak terpikirkan oleh mereka. Apa yang terjadi di kapal? Apa hubungan angka 13 dengan kejadian-kejadian mengerikan yang menimpa tujuh anak muda dan The Jackal ini? Silakan cari tahu di bioskop kesayangan kalian ya. Selamat menonton. Semoga Film 13 The Haunted Part 2-nya tidak membuat kita menunggu terlalu lama. :D


Sumber Gambar: wikipedia.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LOMBA MENULIS PUISI “JIKA INI ULANG TAHUN TERAKHIRKU”